Tersangka Penusuk TNI AD Menyerahkan Diri

Tersangka Penusuk TNI AD Menyerahkan Diri
foto:mediasriwijaya.com/lily.

 

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM -  Satu dari lima tersangka penusukan anggota TNI-AD Kopda Zeny Erwanta Anggota dari Satuan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Komando Pembina Doktrin Pendidikan dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kodiklat TNI-AD) Martapura, atas nama Marlin, akhirnya menyerahkan diri di Unit IV Subdit III Jatanras Polda Sumsel, Jumat (1/2).

 

Dari informasi di lapangan, diketahui tersangka Sumarlin bin M Yusuf (35), warga Jalan Desa Sri Bulan Kecamatan BP Bangsa Raja Kabupaten OKU Timur. Diserahkan langsung oleh pihak keluarga ke pihak kepada pihak kepolisian sekitar pukul 13.00 wib.

 

Bahkan, sekitar pukul 17.00 wib, orang nomor dua di Polda Sumsel, Brigjen Pol Danni Gapril, datang langsung ke Unit IV, untuk bertemu langsung dengan tersangka Marlin, pertemuan berlangsung tertutup, sedangkan di pintu depan dijaga ketat petugas provos.

 

Tidak sampai 1 jam, Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Denny Gapril, keluar dari ruang Unit IV Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, dimana tersangka Marlin diamankan. Tidak banyak keterangan yang disampaikan Wakapolda Sumsel kepada awak media. "Nanti tanya Kapolda ya. Saya hanya lihat lihat saja," ujarnya singkat.

Sementara itu, Kol Inf Djohan Darmawan, Kapendam II Sriwijaya membenarkan jika dari 5 tersangka pengeroyokan yang menyebabkan korban Kopda Zeny Erwanta anggota Pak Puslatpur Martapura tewas bersimbah darah.

"Iya sudah diamankan satu di Polda Sumsel, karena pelakunya orang sipil maka Polda yang memproses dan melakukan pemeriksaan, kita serahkan sepenuhnya" ujar Kol Inf Djohan.

Sebelumnya, peristiwa penusukan Kopda Zeni Erwanta anggota Pak Puatpur  Martapura, Selasa (29/1), pada saat korban menghadiri undangan pesta di Desa Tanjung Raya Kecamatan Belitang 1 Kabupaten OKU Timur.

Dalam acara orgen tunggal, korban Zeny naik ke panggung lalu naik seseorang laki laki diketahui bernama Marlin naik ke panggung lalu menikam korban, diikuti empat tersangka yang lain.

Korban Zeny Erwanta mengalami lima tusukan benda tajam di antaranya 1 luka tusuk di dada, 3 luka tusuk di kepala dan 1 luka tusuk di lengan kanan. Korban tewas di RS Islam Taqwa( Belitang).(Ly).