Sebarkan Video Porno Bersama Pacar, Hermansyah Dipenjara

Sebarkan Video Porno Bersama Pacar, Hermansyah Dipenjara
Hermansyah ketika memberikan keterangan kepada penyidik kepolisian Polres Banyuasin, terkait penyebaran video dan foto porno sang mantan pacar. (MS/Darma)

BANYUASIN, MEDIA SRIWIJAYA -- Hermansyah (44) warga Komplek Griya Asri TPK Blok D 4 Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, akhirnya di penjara. Lantaran tersangka nekat menyebarkan foto dan video porno mantan pacar berinisial IR (42) warga Jl Surya Kelurahan Air Batu Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin.

Menurut informasi dari kepolisian, Hermansyah dengan sengaja menyebarkan video dan foto porno milik tersangka bersama dengan IR semasa masih pacaran. Disebarkan video tersebut, karena tersangka sakit hati diputuskan oleh IR.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny Ardiantara Sianipar didampingi Kasat Reskrim AKP Ginanjar SIk mengatakan, diamankan Hermansyah karena telah menyebarluaskan video dan foto porno mantan kekasihnya.

Dijelaskan Kasat Reskrim, tersangka dengan sengaja mencemarkan korban IR melalui elektronik sehingga IR melaporkan kasus ini ke Mapolda Sumsel, LP/ B-1022/XII/2019/SPKT, tgl 13 Desember 2019, dan ditindaklanjuti oleh Polres Banyuasin.

"Dugaan tindak pidana setiap orang yang dengan sengaja mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan," kata AKP Ginanjar panjang lebar.

Masih kata Ginanjar, sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penyebaran foto dan video porno dibeberkan AKP Ginanjar, dilakukan pada Hari Kamis (14/11/2019) lalu, sekitar pukul 19.00 di wilayah Kabupaten Banyuasin oleh tersangka Hermansyah, lantaran tidak senang cintanya diputuskan oleh IR.

Pihak kepolisian juga mengamankan, barang bukti 1 buah handphone merek Samsung J2 Prim serta prinan foto-foto dan video yang disebarkan oleh tersangka. Setelah akan berkoordinasi ke pihak Kominfo dan tim ahli ITE.

Korban IR di hadapan penyidik mengakui, bahwa awalnya dirinya diberitahukan saksi bahwa ada kiriman Whatsapp dari Hermansyah melalui rekaman video porno, asusila terhadap dirinya. Dan Hermansyah juga menunjukan rekaman video tersebut dari HP Hermansyah sendiri ke orang lain. 

"Saya merasa dipermalukan dan tidak senang," tutur IR di hadapan penyidik, IR juga meminta hukum yang seberat-beratnya, karena bukan hanya dirinya sendiri yang malu tetapi sanak keluarga orang tua juga malu akibat perbuatannya. (ydp)