Sebagian Wilayah di Banyuasin Rawan Bencana Banjir

Sebagian Wilayah di Banyuasin Rawan Bencana Banjir
MS/DARMA Kepala BPBD dan Kesbangpol Banyuasin Ir H Alpian

BANYUASIN, MEDIASRIWIJAYA.com -- Empat dari 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Banyuasin, berpotensi terjadi bencana alam banjir yang harus diwaspadai menghadapi musim penghujan, Jumat (15/11). 

Keempat kecamatan yang dimaksud di antaranya Kecamatan Rantau Bayur, Pulau Rimau, Banyuasin III, dan Talang Kelapa. Namun, yang harus lebih diwaspadai diwilayah perairan pesisir pantai bencana alam, angin kencang pasca pergantian musim dari kemarau ke musim hujan. 

Kepala BPBD dan Kesbngpol Banyuasin Ir H Alpian mengimbau, kepada pemerintah kecamatan, desa dan lurah agar selalu waspada menghadapi pergantian musim. Sebab, sering terjadi bencana alam seperti datangnya angin kencang. 

"Kita belum bisa memprediksi wilayah mana yang akan terjadi bencana alam. Yang kita harapkan wilayah Banyuasin, agar dijauhkan dari bencana-bencana tersebut," kata Alpian seraya berucap baru-baru ini angin puting beliung menyapu 85 unit rumah di Kecamatan Muara Telang. 

"Untuk masyarakat di Kecamatan Muara Telang, Sumber Marga Telang, Banyuasin I, Banyuasin II, Rambutan, dan Rantau Bayur, juga harus waspada," ujar Alpian seraya berucap bahwa imbauan waspada bencana alam ini untuk seluruh masyarakat di Banyuasin. 

Kewaspadaan kemungkinan muncul cuaca ekstrem yang biasa turun di pertengahan November dan Desember tahun ini, akan diwarnai hujan lebat disertai petir dan angin kencang. 

"Cuaca ekstrem biasanya akan banyak terjadi di masa transisi dari kemarau ke hujan," ungkap Alpian serius mengingatkan warga yang biasa bepergian melalui jalur sungai dan laut agar melihat kondisi cuaca. 

Terkait persiapan maupun antisipasi akan terjadinya bencana alam di Banyuasin, pemerintah mengajak masyarakat berdoa agar Banyuasin, Sumatera Selatan umum, Indonesia tidak terjadi bencana alam. 

"Yang jelas persiapan kita melakukan imbauan untuk berhati-hati dan jangan menutupi resapan air yang bisa menyebabkan kebanjiran," tandasnya. (ydp)