Satu Dokter di Empat Lawang Terkonfirmasi Positif Covid 19

Satu Dokter di Empat Lawang Terkonfirmasi Positif Covid 19
foto: Jubir RSUD Empat Lawang, dr Sukmalini didampingi Dirut RSUD Empat Lawang dr Devi Andrianty dan Kepala BPBD Empat Lawang, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Sekretariat Gugus Tugas Empat Lawang, Senin (25/5).

EMPATLAWANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Salah seorang dokter Internship RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang berinisial HR, dinyatakan terkonfirmasi positif terjangkit virus Covid 19. Hal tersebut diketahui setelah hasil SWAB Litbangkes Provinsi Sumatera Selatan, diterima oleh RSUD Empat Lawang. Diduga, Dokter HR ini sementara diketahui tertular virus Covid 19 dari dokter berinisial "i" asal Lubuk Linggau, yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid 19 beberapa waktu lalu.

Jubir RSUD Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang untuk penanganan Covid 19 dr Sukma Lini, didampingi Direktur RSUD Tebing Tinggi dr Devy Andrianty mengatakan, dokter HR diketahui positif Covid 19 sekitar pukul 11.00 Wib, Minggu (24/05). "Benar Empat Lawang sudah ada satu kasus positif Covid 19. Dokter HR tersebut terakhir jaga di RSUD Tebing Tinggi 21 April 2020, saat ini sedang isolasi mandiri di suatu tempat," ujarnya saat melakukan jumpa pers di Kantor BPBD Empat Lawang, Senin (25/05).

Dengan adanya kasus ini kata dia, tim gugus tugas telah melakukan tracking dan melaksanakan pemeriksaan awal rapid test, kemudian dilanjutkan pada Selasa besok akan dilakukan tes SWAB kepada orang yang pernah kontak erat dengan dokter tersebut, terutama kedua orang tuanya dan teman dokter HR. "Kami sudah menghubungi dokter HR, untuk menanyakan riwayat aktivitas yang bersangkutan dalam berapa hari terakhir ini. Kami tegaskan, dokter HR tidak melaksankan shalat Idul Fitri di Masjid yang diisukan di media sosial," ungkapnya.

Namun lanjut dia, memang dr HR saat hari raya Idul Fitri kemarin sempat bersilaturrahmi dengan orang tuanya. Akan tetapi hanya sebatas sujud (Sungkem, red) dan tetap berdasarkan protokol kesahatan. "Setelah itu dokter HR langsung pulang dan melakukan isolasi mandiri kembali. Kami tegaskan lagi yang bersangkutan tidak ikut shalat Idul Fitri berjamaah di Masjid," tegasnya.

Saat ini ujar dia, yang berkontak erat oleh dokter HR telah diisaloasi dan akan tetap dipantau kesehatan mereka. "Ada yang isolasi di RSUD Tebing Tinggi dan ada juga yang isolasi mandiri," tuturnya.

Sementara, tim gugas covid 19 Empat Lawang yang juga Kepala BPBD Empat Lawang Kuswinarto, menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik berlebihan dan tetap menjaga kesehatan. "Masyarakat diminta untuk tetap mematuhi himbauan protokol kesehatan dari pemerintah, seperti memakai masker jika keluar rumah, Physical distancing, cuci tangan, menjaga kesehatan dan menghindari kerumunan massa" himbaunya.

Di tempat yang sama dr Dian Arie, selaku ketua tim penanganan Covid 19 RSUD Empat Lawang menyatakan, saat ini RSUD Empat Lawang sudah menyiapkan peralatan untuk perawatan pasien yang terpapar covid 19. "Peralatannya sudah lengkap dan standar, pasien yang terpapar covid 19 bisa dirawat di RSUD Empat Lawang," jelasnya.(rodi)