Pertagas Niaga Tarif Gas Kota Prabumulih, Paling Rendah

Pertagas Niaga Tarif Gas Kota Prabumulih, Paling Rendah
Wako, Ir H Ridho Yahya MM bersama Asisten II, HM Yusuf Arni SPd MM dan Dirut PD Petro Prabu, H Azhari H Harun mengikuti vidcon dengan Kemen ESDM dan Pertamina Gas Niaga, foto DK.

PRABUMULIH, MEDIASRIWIJAYA – Di tengah pandemi Covid-19, untuk membantu masyarakat. Pemerintah kota (Pemkot) mengajukan keringanan pembayaran tarif pelanggan gas kota kepada Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) dan Pertamina Gas Niaga. Namun, Pertamina Gas Niaga menyebutkan, kalau tarif pelanggan Rp 4.200 permeterkubik merupakan tarif terendah, dan tidak sama dengan daerah lainnya di Indonesia.

Hal itu dibenarkan Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM ketika dibincangi awak media, Jumat (3/7). “Memang kita mengajukan keringanan tarif pelanggan, disebutkan pihak Pertamina Gas Niaga kalau tarif gas kota di sini sebesar Rp 4.200 permeterkubik sudah rendah,” jelas Ridho, sapaan akrabnya kepada awak media.

Di sela-sela vidcon tersebut, suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini mempertanyakan, ke depannya gas kota di Prabumulih masih dikelola PD Petro Prabu atau Pertamina Gas Niaga secara langsung. “PD Petro Prabu ini kan sebagai operator saja, pembayaran tagihan gas kan ke Pertamina Gas Niaga secara langsung,” ujar ayah tiga anak ini.

Sehingga, kata Politisi Partai Golkar ini, tidak tahu siapa saja telah membayar tagihan gas kota dan juga menunggak. “Kita tengah kordinasi dengan Pertamina Gas Niaga, terkait pemutusan pelanggan yang menunggu. Rencananya, Oktober mendatang tetapi tidak memungkinkan karena ditengah pandemik Covid-19. Kasihan masyarakat kita, kemungkinan pelaksanaan awal tahun. PD Petro Prabu sendiri sebagai operator, sudah rutin melakukan pemutusan gas menunggak,” pungkasnya. (DK).