Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitri Berikan Santunan Kepada Korban Kebakaran

Ketua TP PKK Banyuasin dr Fitri Berikan Santunan Kepada Korban Kebakaran
MS/DARMA --   Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Firtiyanti Askolani didampingi Kadiskes Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes memberikan bantuan susu kepada korban kebakaran secara simbolis.

BANYUASIN, MS-- Ketua TP PKK Banyuasin dr Sri Fitriyanti Askolani, prihatin atas musibah terbakarnya rumah panggung milik H Toyo dan bedeng empat pintu milik warga Desa Sungsang Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Jumat (8/8) lalu.

Fitriyanti, usai mengikuti kunjungan kerja (Kunker) di beberapa kabupaten kota di Indonesia. Istri Bupati Banyuasin H Askolani SH MH, menyempatkan waktu untuk mengulurkan tangan, kepada ahli musibah kebakaran. Bantuan itu, untuk meringankan korban bencana kebakaran seperti, baju anak sekolah, makanan, susu dan banyak lagi lainnya.

Meskipun nilai bantuan ini tidak seberapa semoga dapat meringankan beban akhli musibah, yakinlah di balik semua ini pasti akan ada hikmahnya. "Saya dapat informasi, bahwa ada warga Banyuasin mendapat musibah, lalu saya melihat dari dekat dan membawa bantuan sebagai wujud cinta kasih dan peduli kami," kata Fitriyanti didampingi Kadis Kesehatan Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes.

Selain, bantuan sembako, pihak kesehatan juga memberikan obat-obatan bagi warga yang ingin mengecek kondisi kesehatan secara gratis. "Kita juga membuka posko kesehatan, dan di postu dibuka gratis bagi masyarakat," ujar Ketua TP PKK Banyuasin, Minggu (11/8).

Rasa syukur disampaikan Fitriyanti, bahwa kekompakan masyarakat akan membantu untuk memadamkan api, sehingga kebakaran tidak melebar ke rumah panggung lainnya yang jarak berdempetan. "Alhamdulillah api cepat dipadamkan," ucap Fitriyanti seraya mengimbau sebelum terjadi kebakaran berikutnya, di lokasi padat penduduk agar standby pompa air sumur bor agar mempermudah mendapatkan air.

Kadiskes Banyuasin dr H Mgs M Hakim MKes pada kesempatan ini juga mengimbau masyarakat warga desa apabila ada keluhan sakit silahkan datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat. "Silahkan berobat ke puskesmas dan rumah sakit jangan menunggu fisik badan lemah baru diobati," tandas Hakim. (Ydp)