Dua Pemuja Narkoba Diciduk Buser Polsek Gandus

Dua Pemuja Narkoba Diciduk Buser Polsek Gandus
foto:mediasriwijaya.com/lily

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.COM - Dua pemuda pemuja narkotika jenis sabu, tak berkutik saat disergap buser Polsek Gandus Palembang, usai bertransaksi narkoba, di kawasan Jalan Lettu Karim Kadir Jasa Musi Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang, Senin (4/3) pukul 16.30
wib.

Kedua tersangka yaitu, tersangka M Kadavi alias Davi (27) warga Kajang Bayan No 20 Kelurahan Gandus Palembang dan tersangka Darul (23) warga Jalan Demsi Husin Damarjaya Sungai Tenaga RT 19 RW 03 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang. Dari tangan kedua tersangka ini petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 paket kecil kantong klip transparan yang berisi sabu, dan satu unit sepeda motor Honda Spacy warna putih hitam dengan nomor polisi BG 4039 IT.

Kapolsek Gandus Palembang, AKP M Aidil Fitri SH MH, menuturkan jika kedua tersangka ditangkap atas informasi masyarakat jika di TKP akan ada beberapa orang yang akan transaksi narkoba. "Berawal kita mendapat informasi dari masyarakat, jika akan ada transaksi, akhirnya anggota langsung melakukan pengintaian" ungkap AKP Aidil.

Masih dikatakan Kapolsek Gandus Palembang, petugas melihat para tersangka sesuai dengan ciri-ciri sedang mengendarai sepeda motor Honda Spacy dari arah 36 Ilir Tangga Buntung menuju Jalan Lettu Karim Kadir Kelurahan Karang Jaya Kecamatan Gandus, petugas Polsek Gandus terus melakukan pengintaian, sesampai di TKP langsung di sergap. "Saat di TKP, anggota memberhentikan sepeda motor yang dikendarai tersangka, mengetahui motor di stopi polisi, para tersangka langsung tancap gas," ujarnya.

Tidak ingin buruannya kabur, petugas langsung mengejar motor tersangka, bahkan tersangka sempat membuang sesuatu. Tiba-tiba motor tersangka oleng membuat kedua tersangka terjatuh.  "Motor mereka tergelincir membuat kedua tersangka terjatuh dari motor, bahkan mereka ini masih berusaha kabur, tapi bisa kita amankan termasuk barang bukti sabu yang sempat dibuang tadi" jelasnya.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun.(Ly)