Wawako Prabumulih Resmikan Pertaganik

Wawako Prabumulih Resmikan Pertaganik
Wawako H Andriansyah Fikri bersama Ketua tim penggerak PKK dan rombongan lakukan panen rosela dan kangkung yang merupakan salah satu dari 120 toga dan surga. foto ist

PRABUMULIH, MEDIASRIWIJAYA – Pertamina Asset 2 Kota Prabumulih ajak masyarakat Kota Prabumulih khususnya warga Desa Karya Mulia untuk membiasakan hidup sehat dengan memanfaatkan tanaman obat keluarga (toga), serta banyak memakan sayuran yang di dapatkan dari hasil pemanfaatan pekarangan rumah.

Hal ini seperti disampaikan oleh Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri SH saat meresmikan Pertaganik (Pertamina Toga organik) di desa Karya Mulya Kecamatan Rambang kapak tengah Kota Prabumulih. “Jika selama ini banyak masyarakat yang menggunakan obat-obatan kimia dengan berkunjung ke Puskesmas serta obat warung, maka dengan adanya toga di sekitar masyarakat, kita kurangi penggunaan obat kimia, kita biasakan hidup sehat dengan memanfaatkan obat alami,” katanya, melansir prabumulihpos, kemarin.

Didampingi oleh Pertamina asset 2 Kota Prabumulih, menggunakan dana Corporate Sosial Responsibility (CSR), warga desa juga sudah bisa mandiri dengan menggunakan pupuk organik dari limbah rumah tangga. “Mulai dari berobat menggunakan toga dan menanam sayuran menggunakan pupuk organik tentunya kehidupan masyarakat desa Karya Mulya diharapkan dapat lebih baik dari sebelumnya,” harapnya.

Sementara pendamping program CSR di Karya Mulia, Dadang Sudarti mengatakan pelaksanaan program ini sesuai dengan tema Pertamina sehat, ramah lingkungan dan berkelanjutan. “Kita berharap nya Setelah pendampingan ini para masyarakat desa terutama melalui kelompok wanita tani bisa mandiri dengan membuat pupuk sendiri sehingga tidak lagi mengeluarkan biaya untuk pemupukan Toga dan surga,” kata Dadang.

Dadang menjelaskan untuk proses pembuatan pupuk warga desa sudah mahir bahkan sudah ada yang dijual keluar selain dimanfaatkan untuk kebutuhan pribadi. pupuk organik yang saat ini digunakan adalah Mikro organisme Lokal (Mol), yang didapatkan dari hasil limbah makanan mulai dari makanan bekas rumput-rumput dan kotoran hewan. “untuk pupuk mol ini cukup limbah rumah tangga di campur dengan air beras yang ditambah dengan sedikit gula kemudian dipendam selama 15 hari untuk bisa melakukan penyaringan, setelah itu pupuk sudah bisa digunakan,”tandasarnya.

Sementara ketua tim penggerak PKK Kota Prabumulih, Hj Suryanti Ngesti Rahayu saat dibintangi koran ini mengatakan bahwa program ini searah dengan program nasional yang yang menekankan untuk memanfaatkan pekarangan rumah sebagai tempat tanaman obat keluarga dan tanaman sayuran keluarga (Toga dan surga).

Keseriusan Pemerintah Kota Prabumulih dalam mendukung program ini dibuktikan dengan pencapaian prestasi. saat ini Kota Prabumulih dalam setiap Kecamatan sudah memiliki Toga dan lomba hatinya PKK yang sedang mencapai prestasi hingga ke tingkat Nasional. “Dari 6 Kecamatan kita masih memiliki satu PR untuk membina Toga hingga berprestasi ke tingkat nasional di Kecamatan Prabumulih Selatan,”kata Istri Wali Kota Prabumulih ini.

Sedangkan di 5 Kecamatan lainnya seperti Kecamatan Prabumulih Barat ada Kelurahan Patih Galung, di Kecamatan Prabumulih Timur ada Kelurahan gunung Ibul, Kecamatan RKT ada Desa Karya Mulia, dan di Kecamatan Prabumulih Utara ada Kelurahan Pasar II yang semuanya audah berhasil. “Semuanya sudah memiliki Toga yang maju dan sudah berkelanjutan, yang penting warga harus memiliki kemampuan dan kesadaran untuk merasakan manfaat dari toga, insya Allah nanti PR kita dapat terealisasi dalam waktu dekat ini,” tandas.

M Nur Limau Field Manager menyampaikan bantuan CSR tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dari perusahaan terhadap wilayah kerja. “Kita memberikan kemendarian afar desa bisa berdiri sendiri, yang selanjutnya kami akan membimbing dengan berkelanjutan,” kata M Nur.
Dilanjutkannya, bantuan juga sudah diberikan dibeberapa wilayah yang ada di Kota Prabumulih. Namun dengan bentuk yang berbeda. “Setiap daerah berbeda, termasuk untuk yang diperkotaan juga kami beri bantuan seperti beasiswa,” ujar dia.(net)