Bersihkan Kebun, Warga Temukan Granat Nanas

Bersihkan Kebun, Warga Temukan Granat Nanas
Lokasi penemuan granat berbentuk nanas di Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih. (foto ist)

PRABUMULIH, MEDIASRIWIJAYA - Penemuan granat berbentuk nanas membuat warga Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih, mendadak geger.

Granat ditemukan oleh Wahnu Agustani (67 tahun), Minggu (27/10) sekitar pukul 11.30, di kebun karet Dusun II Desa Karang Bindu Kecamatan RKT Kota Prabumulih, melansir tribunsumsel.

Penemuan granat oleh Wahnu ketika sedang membersihkan rumput liar di kebun karet milik keluarganya yang berada di belakang rumah tempat tinggal atau berjarak lebih kurang 20 meter.

Saat merumput, Wahnu kaget lantaran tanpa sengaja arit yang digunakan membentur logam.

Lantaran penasaran, Wahnu menggali dan mengambil benda asing yang terkubur di dalam tanah dengan kedalaman lebih kurang 15 cm itu.

Betapa kagetnya Wahnu ketika melihat besi yang dikira batu membentur arit ternyata granat nanas.

Wahnu yang penasaran kemudian membawa pulang benda yang asing bagi dirinya itu.

Wahnu lalu menanyakan kepada anaknya Herdianto (40) benda apa itu.

Mendapati sang ayah membaea granat, Herdianto panik dan memberitahu bhabinkamtibmas dan bersama masyarakat lainnya menyerahkan ke Polsek RKT.

Kapolsek RKT, Ipda Budiyono ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan granat itu dan telah diserahkan kepada pihaknya.

"Granat tersebut diterima oleh petugas piket SPK dari Wahnu sekira pukul 12.00 pada Minggu (27/10/2019) lalu dan telah kami amankan," bebernya.

Kapolsek mengatakan, kondisi granat tersebut telah berkarat dan saat ini benda yang diduga itu belum diketahui apakah masih aktif atau tidak.

"Saat ini sudah diamankan di Zipur dan masih dilakukan penelitian," jelasnya.

Lebih lanjut Budi mengimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati bila menemukan benda asing dan segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau Polsek terdekat untuk menghindari kemungkinan terburuk.

"Jika ada penemuan benda asing seperti ini agar dilaporkan ke kita," imbaunya.

Seperti diketahui, penemuan bom tangan jenis granat nanas di desa karang bindu merupakan penemuan yang kedua kali.

Penemuan pertama pada tahun 1996 di sungai Rambang bom jenis pipa (dinamit) dan penemuan yang kedua ini berada di areal kebun dan dekat dengan pemukiman masyarakat.(net)