(Video) Antisipasi Kebakaran, DKPBK Kota Palembang Sidak Apar Sejumlah Hotel Berbintang 

PALEMBANG, MEDIASRIWIJAYA.com - Guna mengantisipasi secara dini kebakaran sekaligus meningkatkan pelayanan tamu hotel, Dinas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (DPPBK) Kota Palembang melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) Alat Pemadam Kebakaran Ringan (APAR) atau portable fire.


(Saft/mediasriwijaya.com)

Sidak yang dipimpin langsung oleh Kepala DPPBK Kota Palembang, Decki Lenggardi Tatung, Selasa (14/8/18). Decki mengatakan,  sidak dilakukan di lima hotel berbintang di antaranya,  Horison Ultima Hotel, Arista, Aston,  Novotel dan Aryaduta Hotel. Dia mengimbau agar bangunan publik, seperti hotel wajib tersedia racun api atau APAR untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran. "Hasil sidak di Horison sudah cukup baik atau sesuai SOP,  hanya saja dari pemeriksaan tadi alarm masih rusak dan ini jadi evaluasi dan pihak hotel harus segera memperbaiki," ujar Decki. 

Decki menjelaskan, pemeriksaan isi tabung APAR ini harus rutin,  minimal enam bulan sekali di semua bangunan. Terutama fasilitas publik supaya ketika adanya insiden dapat langsung diantisipasi dengan cepat dan api tidak meluas. "Pengecekan isi tabung alat pemadaman ini harus dilakukan demi keselamatan bangunan," imbuhnya. Selain mengecek APAR,  sambung Decki pihaknya juga mengecek ketersediaan Hydran dan sprinkler. Menurutnya, sejauh ini, beberapa hotel yang disidak hampir memenuhi standar proteksi kebakaran yang cukup baik. Hanya saja perlu adanya perawatan dan pengetahuan untuk penggunakan alat pemadam tersebut. "Kelengkapan alat sudah cukup baik, selebihnya kami akan memberikan saran dan masukan serta penertiban kepada pihak hotel agar hotel lebih baik lagi,  terlebih perhelatan Asian Games sudah di depan mata. Ini adalah salah satu layanan kita untuk menyambut tamu-tamu dalam even internasional," jelasnya.

Sementara itu, Manager Engineering Horison Ultima, Sutrisno menyambut baik sidak tersebut. Dijelaskannya total APAR ada 62, kemudian hydran ada 62. "Bahkan kita juga menyediakan APAR yang besar sekitar 8 unit dan petugas operasional sudah ada 20 orang yang siap membantu.. Kami akan memperbaiki apa yang menjadi evaluasi dari pihak PBK dan terimakasih juga sudah mengingatkan demi pelayanan terbaik untuk tamu ke depan," tukasnya. (Saft)