737 Formasi CPNS Badan POM, Ayo Bersiap "Apply"

737 Formasi CPNS Badan POM, Ayo Bersiap
(net)

JAKARTA, MEDIASRIWIJAYA.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) membuka lowongan sebanyak 737 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk memenuhi kebutuhan tenaga pengawas farmasi dan makanan ahli pertama, perencana ahli pertama, analis kelembagaan, arsiparis dan verifikator keuangan serta pengelola barang milik negara. 

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) CPNS Badan POM, Dr. Elin Herlina mengatakan silakan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan BPOM memasukan lamarannya ke situs yang telah disediakan.

Dia menjelaskan, kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan meliputi:

1. Apoteker
2. Teknologi Pangan (S1);
3. Kimia (S1 dan S2)
4. Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1)
5. Ilmu Gizi (S1);
6. Biologi/Rekayasa Hayati (S1 dan S2)
7. Bioteknologi (S1)
8. Kriminologi (S1);
9. Hukum (S1);
10. Ilmu Farmasi (S2);
11. Dokter Umum
12. Dokter Hewan
13. Akuntansi (S1)
14. Komputer/Tehnik Informatika (S1)
15. Statistik (S1)
16. Administrasi Publik/Administrasi Pemerintahan (S1)
17. Hubungan Internasional (S1)
18. Ilmu Komunikasi/Manajemen Komunikasi (S1)
19. Manajemen (S1)
20. Planologi (S1)
21. Manajemen Kearsipan (D3)
22. Tehnik Sipil (S1)
23. Psikologi (S1)
24. Perpustakaan (D3).

Sedangkanersyaratan khusus bagi formasi umum :

1. Bagi pelamar tanpa pengalaman kerja:
a. Pendidikan Diploma III (DIII) usia paling tinggi 24 tahun;
b. Strata 1 (S1) paling tinggi 26 tahun;
c. Pendidikan Profesi (Apoteker/Dokter) dan Pasca Sarjana (S2) paling tinggi 28 tahun.

2. Bagi pelamar yang memiliki pengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun, dapat melamar sampai dengan usia paling tinggi 35 tahun;

3. Lulusan Perguruan Tinggi dan/atau Program Studi yang terakreditasi BAN-PT. Bagi pelamar yang lulus dari perguruan tinggi luar negeri harus mendapat penetapan penyetaraan dari Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri;

4. Indek Prestasi Kumulatif (IPK) untuk pendidikan DIII/S1 minimal 2,75; untuk IPK Profesi/S2 minimal 3,0.

“Pendaftaran penerimaan CPNS di Badan POM dibuka mulai Rabu (26 September) pukul 00.00 WIB dan ditutup Selasa (9 Oktober) pukul 24.00 WIB melalui situs http://sscn.bkn.go.id, ujarnya.

Menurut pengumuman Badan POM itu, seleksi penerimaan CPNS ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) di 33 lokasi, dan pelamar dapat lokasi ujian terdekat di Jawa, Sulawesi, Sumatra, Kalimantan, Bali, Maluku, dan Papua.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, menurut pengumuman Badan POM, dapat mencetak Kartu Peserta Tanda Ujian melalui situs http://sscn.bkn.go.id.

Adapun tahapan seleksi dalam penerimaan CPNS pada Badan POM tahun 2018 ini meliputi: a. Seleksi Administratif; b. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang terdiri atas: a. Tes Karakteristik Pribadi (TKP); b. Tes Inteligensia Umum (TIU); dan c. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

“Peserta yang lulus SKD berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sebanyak 3 kali jumlah formasi,” bunyi pengumuman itu.

Seleksi Kompetensi Bidang itu meliputi:

1. Tes materi sesuai jabatan menggunakan CAT;
2. Wawancara.

Hasil seleksi akhir, menurut Ketua Pansel CPNS Badan POM, merupakan nilai kumulatif dari SKD dan SKB sesuai dengan bobot masing-masing yang akan diumumkan pada 6 Desember 2018.

Peserta dengan ranking tertinggi pada setiap formasi dinyatakan lulus seleksi dan ditetapkan dengan Surat Keputusan Ketua Panitia Seleksi. (Humas BPOM/Ne)